Bangun Kepedulian dan Hidup Sehat, John Roastery Gelar Donor Darah Bersama PMI di Cacaban Kota Magelang

hhfhh
foto proses donor darah – healzy

Healzi.id-Kegiatan donor darah yang diadakan oleh John Roastery bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Magelang berhasil menarik antusias masyarakat, khususnya kalangan anak muda. Suasana yang santai menjadi daya tarik bagi pada pendonor yang ingin menjaga kesehatan tubuh mereka lewat donor darah.

Donor darah merupakan kegiatan untuk menyumbangkan darah secara sukarela dengan didistribusikan kepada rumah sakit yang membutuhkan. Darah dari setiap pendonor akan dikumpulkan lewat jarum steril sekali pakai. Umumnya dalam sekali mendonor, darah akan diambil sekitar 500 ml.

Salah satu pendonor, Januar (26), mengaku sudah rutin mendonorkan darah setiap dua bulan sekali langsung ke PMI.

Permintaan darah cukup besar,  jadi ikut berkontribusi untuk membantu yang membutuhkan,” ungkap Januar.

Hal serupa juga di sampaikan oleh pendonor lain, Inetkok (55), yang mengaku selalu rutin mendonorkan darah setiap kali ada kesempatan serta sudah dua kali mendonorkan darah di kafe John Roastery.

Manager John Roastery menyampaiakn bahwa kegiatan kolaborasi bersama PMI bertujuan untuk memberikan wadah kepada masyarakat supaya lebih peduli terhadap kesehatan, karena menjaga kesehatan tidak selalu  dilakukan dengan cara yang mahal dan sekaligus memperkenalkan John Roastery sebagai kafe baru yang ada di kota Magelang untuk berbagai kalangan.

Manager John Roastery menyampaiakn bahwa kegiatan kolaborasi bersama PMI bertujuan untuk memberikan wadah kepada masyarakat supaya lebih peduli terhadap kesehatan, karena menjaga kesehatan tidak selalu  dilakukan degan cara yang mahal dan skaligus memperkenalkan John Roastery sebagai kafe baru yang ada di kota Magelang untuk berbagai kalangan.

“Sebelum donor darah dilakukan, akan diperiksa tekanan darah dan kadar hemoglobin (HB). Tekanan darah minimal yang diperbolehkan adalah 100/60 mmHg dan maksimal 160/100 mmHg. Selain itu darah pendonor juga akan diperiksa melalui empat parameter, yaitu hepatitis B, hepatitis C, sifilis, dan HIV untuk memastikan darah aman didistribusikan,” kata Eni.

Tak hanya empat parameter penting, tetapi juga ada spesifikasi darah yang akan dipakai untuk masyarakat. 

“Untuk darah dari pendonor akan didistribusikan kepada rumah sakit atau pasien yang membutuhkan, seperti pasien talasemia, pasien cuci darah, korban kecelakaan, hingga ibu melahirkan dengan kondisi tertentu,”lanjut Eni.

Eni juga menjelaskan bahwa donor darah memiliki manfaat kesehatan, karena kondisi tubuh pendonor akan diperiksa secara rutin.

“Karena PMI terus mengajak masyarakat untuk tidak takut donor darah dan peduli akan kesehatan diri sendiri serta mulai menumbuhkan kesadaran untuk menolong sesama,”tutup Eni.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *