By healzy.id666@gmail.com

Showing 10 of 38 Results

Kurang Tidur Membuat Terasa Lapar? Ini BukanSekadar Perasaan tapi kenyataan!

Sering merasa sulit diet, padahal sudah menjagamakan? Bisa jadi biang keroknya bukan makanan, tapijam tidurmu yang berantakan. 12 April 20265 menit bacaNature Communications · 2022 Pernah nggak si, kalian begadang sampai jam 2 malamlalu tiba-tiba pengen makan berat? Padahalsebelumnya sudah makan malam? Itu bukan hanyalemah iman, tetapi terdapat penjelasan ilmiahnya. Simak yuk! Sebuah studi dari Nature Communications (2022) yang dilakukan oleh Erin Hanlon dan tim dariUniversity of […]

Ususmu Ternyata Punya “Otak” Sendiri dan Stres Bisa Merusaknya

Hubungan antara pikiran dan perut ternyata jauh lebih nyata daripada yang selama inidibayangkan. Dalam ilmu pengetahuan, hal ini dikenal sebagai “gut-brain axis”, yaituketerkaitan antara sistem pencernaan dan otak yang saling mempengaruhi. Konsep inimemberikan pemahaman baru bahwa kondisi psikologis, seperti stres, tidak hanyaberdampak pada pikiran, tetapi juga berpengaruh kepada fungsi tubuh, khususnya sistempencernaan. Pernahkah kamu merasa “mules” atau nggak nyaman pada perut saat sedang gugup ataumengalami stres yang cukup berat? Banyak yang mengira, hal tersebut hanya sekadarreaksi biasa. Tetapi, hal tersebut merupakan jalur komunikasi dua arah antara otak dan usus yang oleh para ilmuwan disebut sebagai gut-brain axis atau sistem komunikasi dua arah yang menghubungkan saluran pencernaan dan otak. Hubungan ini yang menyebabkan usus seringkali disebut sebagai otak kedua. Riset yang dipublikasikan di jurnal Cell (Sender et al.) mengungkap bahwa usus manusiadihuni sekitar 38 triliun bakteri, jumlah yang bahkan hampir menyaingi jumlah sel dalamtubuh manusia. Komunitas bakteri tersebut berperan aktif dalam memproduksi serotonin(zat kimia yang mengatur suasana hati). Ketika mengalami stres, hal tersebut dapatmengubah komposisi dan keanekaragaman mikrobiota usus yang menyebabkanpeningkatan bakteri jahat dan penurunan bakteri baik. Ketidakseimbangan ini, dikenalsebagai disbiosis yang kemudian berdampak pada munculnya berbagai masalahkesehatan usus, seperti kembung, sembelit, diare, dan peradangan Saat kamu stres, ususmu ikut stres. Stres kronis terbukti mengubah komposisi mikrobiota usus, seperti mengurangi jumlahbakteri baik dan memberi ruang bagi bakteri jahat untuk berkembang. Meskipun stresmempengaruhi kesehatan usus kita, kita juga bisa mulai peduli pada kesehatan usus sebagai cara untuk mengurangi stres. […]

Di Balik Hari Buruh, Pekerja Berjuang Menjaga Kesehatan Mental

Selasa, 5 Mei 2026 | 11.12 WIB Healzy.id – Hari Buruh Internasional 1 Mei, bukan sekedar hari libur atau tanggal merah saja, tetapi juga diperingati sebagai simbol perlawanan pekerja demi keadilan. Hari buruh ini juga bisa menjadi refleksi atastekanan ekonomi dan beban mental yang kinidirasakan oleh buruh di berbagai sektor. Ketidakpastian kerja, penurunan pendapatan, hinggatuntutan pekerjaan yang semakin kompleks menjadirealitas yang harus mereka hadapi sehari-hari. Berdasarkan data Indonesia.id yang mengacu pada survei Gallup di negara Asia […]

7.000 atau 10.000 Langkah Sehari Mana yang Lebih Efektif?

Seringkali kita mendengar mengenai anjuran 10.000 langkah per hari. Tapi penelitian terbaru mengatakan, tidak perlu sebanyak itu untuk menjadi sehat. Benarkah begitu? Untuk kalian para netizy pasti tidak asing dengankalimat jalan kaki 10.000 langkah sehari. Angka menjadi “aturan tak tertulis” mengenai olahragaringan. Tapi tahukah kamu, jika angka itu sebenarnyaberasal dari kampanye pemasaran jam tangan Jepangdi tahun 1960-an dan bukan dari penelitian ilmiah. Angka ini muncul karena strategi pemasaran dariperusahaan Jepang yang membuat pedometer bernama“Manpo-kei” (alat pengukur 10.000 langkah), angka10.000 dipilih karena menarik, mudah diingat, dan secara visual menyerupai karakter Jepang yang estetik, bukan berdasar kepada hasil riset ilmiah. Penelitian yang diterbitkan di JAMA Internal Medicine oleh Amanda Paluch dkk (2021) telahmenemukan sesuatu yang menarik. Seseorang yang berjalan sekitar 7.000 langkah per hari memiliki risikokematian dini 50–70% lebih rendah. Setelah angka7.000–8.000 langkah, manfaat tambahannya mulaistagnan (peningkatannya tidak signifikan), walaupunjalan hingga 12.000 langkah. Artinya apa? Kalau kamu selama ini merasa gagal karena tidak bisamencapai 10.000 langkah, itu tidak masalah. Karena yang terpenting bukanlah angka, tapi konsistensiuntuk tetep bergerak setiap hari. Target […]