Minggu, 7 Juni 2026
Healzy.id – Ajang lari yang diikuti sebanyak 500 pelari dengan nomor lari tunggal berjarak 9k sukses diselenggarakan dalam gelaran Untidar Run 2026 yang berlangsung meriah di depan Rektorat Universitas Tidar Sidotopo, Minggu, 7 Juni 2026. Gelaran ini sudah berlangsung sebanyak dua kali hingga tahun 2026 ini.
Event Untidar Run 2026 juga berfungsi sebagai media pengenalan kampus yang efektif. Melalui kegiatan ini Universitas Tidar berhasil memberikan kesan yang positif bagi masyarakat luas, terutama karena adanya kemeriahan di nomor lari tunggal 9k yang tentu saja tidak dapat dinikmati tanpa kesiapan tubuh yang matang. Momen inilah esensi investasi kesehatan dicoba. Para pelari harus melakukan persiapan matang jauh-jauh hari, mulai dari latihan fisik, menjaga pola makan dengan asupan nutrisi seimbang agar tubuh tetap kuat dan bertenaga.
Selain menjadi ajang olahraga, Untidar Run 2026 juga menjadi ruang edukasi bagi masyarakat terkait pentingnya menjaga kesehatan tubuh melalui aktivitas fisik yang teratur. Lari menjadi salah satu olahraga yang mudah dilakukan oleh berbagai kalangan karena tidak memerlukan fasilitas yang rumit. Dengan berolahraga secara rutin, kita dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan membangun kebiasaan hidup yang lebih sehat.
Kegiatan ini menunjukkan bahwa kesadaran terhadap pentingnya investasi kesehatan terus meningkat. Banyak peserta yang telah mempersiapkan diri jauh-jauh hari sebelum pelaksanaan. Persiapan tersebut dilakukan agar tubuh mampu beradaptasi dengan aktivitas fisik yang akan dilakukan.
Tiara, mahasiswa profesi pendidikan guru Universitas Tidar yang juga mengikuti kegiatan Untidar Run 2026, menekankan persiapan matang sebelum event lari. Menurutnya, tubuh wajib diberikan asupan makanan penunjang seperti pisang atau energy gel, serta penting juga mengukur seberapa jauh jarak berlari yang akan ditempuh. Selain itu, pemanasan yang benar adalah kunci utama agar terhindar cedera di pertengahan atau menuju akhir lintasan.
“Kalau mau lari seperti ini biasanya pagi ada asupan makan entah pisang atau *energy gel* dan diukur ingin larinya seberapa jauh, itu penting banget untuk persiapan sebelum lari, serta pemanasan yang benar untuk mencegah cedera di pertengahan atau menuju akhir,” katanya.
Pemanasan yang benar sangat penting untuk mencegah cedera, terutama saat energi mulai menurun. Langkah persiapan ini bukan hanya rutinitas sebelum berlari, melainkan sebuah investasi kesehatan.
Pacer pace 8 Retno Dewi memberikan penjelasan bahwa, investasi fisik yang paling penting adalah kualitas tidur, pola hidup, serta pengaturan napas.
“Investasi yang paling berharga itu adalah kualitas tidur, pola hidup, serta pengaturan napas. Karena setelah lari kita bisa benar-benar merasakan bahwa kita harus tahu kondisi tubuh kita seperti apa,” kata Retno.
Retno juga menambahkan bahwa, terlihat jelas perbedaan sebelum lari dengan setelah lari. Peserta yang biasanya memiliki kualitas tidur yang tidak begitu baik, setelah lari merasakan manfaat yang kompleks yaitu mempunyai kualitas tidur serta release stress yang lebih baik. Sehingga komunikasi, pola hidup, dan interaksi sosial menjadi berbeda.
Manfaat tersebut menunjukkan bahwa olahraga lari tidak hanya berdampak kepada kesehatan fisik, tetapi juga mental. Aktivitas berlari secara rutin dapat membantu mengurangi tingkat stres, meningkatkan suasana hati, serta memberikan rasa percaya diri lebih baik. Hal inilah yang membuat semakin banyak orang menjadikan olahraga lari sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari.
”Mulai dulu, pelan-pelan, jalan yang penting kita mulai berproses untuk bergerak. Selamat mencoba jalan-jalan,” pesan yang disampaikan Retno.